Berapa lama sih kita harus menyimpan emas agar bisa untung? Pertanyaan ini seringkali muncul di benak Skandis yang baru memulai investasi. Wajar saja, karena emas memang dikenal sebagai aset yang aman, tapi hasilnya tidak bisa langsung terlihat dalam semalam.
Sebelum membahas durasinya, ada satu hal penting yang perlu Skandis pahami: emas memiliki dua harga, yaitu harga beli dan harga jual kembali (buyback).
Pahami Perbedaan Harga Beli dan Buyback
Ketika Skandis membeli emas dari toko atau penyedia, harga yang berlaku adalah harga beli. Sebaliknya, saat Skandis menjual emas tersebut, harganya adalah harga buyback. Harga buyback ini biasanya lebih rendah daripada harga beli. Jadi, jika Skandis membeli emas hari ini dan langsung menjualnya besok, Skandis hampir pasti akan merugi. Untuk bisa untung, nilai emas Skandis harus naik cukup tinggi untuk menutupi selisih antara harga beli dan harga buyback tersebut.
Berapa Lama Investasi Emas Memberikan Keuntungan?
Menurut laman Galeri24, investasi emas idealnya dilakukan untuk jangka panjang. Kenaikan harga emas dalam satu atau dua tahun biasanya tidak terlalu signifikan. Namun, seiring berjalannya waktu, nilai emas bisa meningkat secara perlahan dan memberikan keuntungan yang lumayan. Untuk memperkirakan kapan investasi Skandis bisa untung, perhatikan dua hal ini:1. Cermati Selisih Harga Beli dan Buyback
Agar tahu kapan Skandis mulai untung, perhatikan selisih atau spread antara harga beli dan harga buyback. Keuntungan Skandis baru akan terlihat saat kenaikan harga emas sudah lebih besar dari selisih tersebut. Skandis bisa memantau harga harian untuk mengetahui titik balik modal investasi Skandis.2. Pantau Pergerakan Harga Emas
Coba telusuri pergerakan harga emas dari waktu ke waktu, lalu bandingkan dengan harga saat Skandis membeli emas. Ini akan memberi gambaran berapa lama waktu yang dibutuhkan agar investasi Skandis balik modal. Namun, perlu diingat, jangka waktu ini sangat tergantung pada kondisi pasar. Jika harga emas sedang tren naik, Skandis bisa untung lebih cepat. Sebaliknya, jika harga stagnan atau turun, Skandis harus lebih bersabar.



