1. Bunga Sedap Malam (Polianthes tuberosa)
Bunga sedap malam menjadi salah satu tanaman yang paling identik dengan aroma malam. Berasal dari Meksiko, bunga ini telah lama dikenal di Indonesia dan bahkan ditetapkan sebagai flora identitas Provinsi Jawa Timur.
Sesuai dengan namanya, sedap malam mulai mengeluarkan aroma yang kuat ketika matahari terbenam. Wanginya yang elegan membuat bunga ini banyak dimanfaatkan sebagai bahan baku parfum premium, minyak esensial, hingga dekorasi berbagai acara istimewa.
Tanaman ini memiliki tangkai yang tinggi dengan bunga-bunga kecil berwarna putih yang tersusun rapi. Selain tampil cantik sebagai tanaman taman, sedap malam juga cocok dijadikan titik fokus (centerpiece) karena tampilannya yang anggun.
Untuk mendapatkan pertumbuhan optimal, sedap malam memerlukan sinar matahari penuh, tanah yang gembur, subur, dan memiliki drainase yang baik. Penyiraman secukupnya juga penting agar umbinya tidak mudah membusuk.
2. Bunga Wijaya Kusuma (Epiphyllum anguliger)
Wijaya kusuma dikenal sebagai bunga yang penuh pesona sekaligus misteri. Tanaman yang juga berasal dari kawasan Meksiko ini hanya mekar pada malam hari dan biasanya berlangsung dalam waktu yang sangat singkat.
Ketika kelopaknya mulai terbuka menjelang tengah malam, bunga ini memancarkan aroma harum yang lembut dan khas. Keindahan mekarnya yang hanya berlangsung semalam membuat banyak pencinta tanaman rela menunggu momen tersebut.
Selain terkenal karena nilai estetikanya, wijaya kusuma juga sering dikaitkan dengan berbagai filosofi serta dipercaya memiliki manfaat dalam pengobatan tradisional.
3. Bunga Kemboja (Frangipani)
Kemboja merupakan tanaman tropis yang sangat mudah ditemukan di Indonesia. Bunga ini berasal dari kawasan Amerika dan mampu tumbuh subur di daerah beriklim hangat.
Aromanya yang manis dan lembut membuat kemboja banyak digunakan sebagai bahan minyak aromaterapi, parfum, hingga produk perawatan tubuh.
Di Bali, bunga kemboja memiliki nilai budaya yang sangat tinggi karena sering digunakan dalam berbagai upacara adat dan keagamaan. Selain itu, warna bunganya yang beragam, mulai dari putih, kuning, hingga merah muda, menjadikannya pilihan favorit sebagai tanaman hias.
Kemboja menyukai paparan sinar matahari yang cukup serta tidak membutuhkan penyiraman terlalu sering, sehingga relatif mudah dirawat.
4. Bunga Melati (Jasminum sambac)
Melati merupakan salah satu bunga paling populer di Indonesia sekaligus menjadi bunga nasional. Aroma wanginya yang lembut namun khas mampu menghadirkan suasana yang menenangkan, terutama ketika malam hari.
Selain digunakan sebagai tanaman hias, melati juga dimanfaatkan dalam industri parfum, minyak atsiri, teh melati, hingga berbagai tradisi budaya di Asia.
Tanaman ini dapat tumbuh dengan baik di tanah yang subur serta mendapatkan sinar matahari yang cukup. Meski demikian, melati juga masih mampu berkembang pada area yang sedikit teduh.
Bagi Skandis yang ingin menghadirkan aroma alami di apartemen, melati menjadi salah satu pilihan terbaik karena tampilannya sederhana tetapi memiliki keharuman yang sangat khas.
5. Lily Casablanca
Lily Casablanca dikenal sebagai bunga dengan tampilan elegan dan aroma yang mewah. Kelopak bunganya yang besar berwarna putih sering dijadikan dekorasi ruangan maupun rangkaian bunga karena memberikan kesan eksklusif.
Ketika malam tiba, aroma manis dari bunga ini akan semakin terasa sehingga mampu menciptakan suasana yang nyaman dan menenangkan.
Tanaman ini umumnya berbunga pada akhir musim panas dan akan terlihat lebih indah apabila ditanam dalam kelompok beberapa umbi sekaligus.
6. Evening Primrose
Sesuai namanya, Evening Primrose mulai membuka kelopaknya pada sore hingga malam hari. Tanaman yang berasal dari Amerika Utara ini memiliki bunga berwarna kuning cerah dengan aroma yang cukup kuat.
Keunikan lainnya adalah bunga ini mampu menarik berbagai serangga penyerbuk yang aktif pada malam hari.
Evening Primrose termasuk tanaman yang tahan terhadap kondisi kering sehingga cukup mudah dirawat. Tanaman ini juga menyukai lokasi yang mendapatkan sinar matahari langsung.
7. Stock Night Scented (Matthiola longipetala)
8. Gardenia
Gardenia menjadi salah satu bunga dengan aroma paling khas dan elegan. Wanginya yang kuat tetapi lembut menjadikan bunga ini banyak digunakan sebagai bahan parfum kelas premium.
Tanaman tropis ini memiliki daun hijau mengilap dan bunga putih yang tampak sangat kontras sehingga memberikan nilai estetika tinggi.
Gardenia tumbuh optimal pada area yang teduh dengan kelembapan tanah yang terjaga. Penyiraman secara rutin akan membantu tanaman tetap sehat dan rajin berbunga.
Menempatkan gardenia di balkon atau area dekat jendela apartemen dapat membantu menghadirkan aroma alami ketika malam tiba.
9. Angel’s Trumpet
Angel’s Trumpet berasal dari Amerika Selatan dan memiliki bentuk bunga menyerupai terompet yang menggantung dengan anggun.
Bunganya tersedia dalam berbagai warna, seperti putih, kuning, hingga merah muda. Sebagian besar varietas menghasilkan aroma harum yang kuat pada malam hari.
Namun, terdapat satu varietas, yaitu Brugmansia sanguinea, yang memiliki bunga berwarna jingga tetapi tidak menghasilkan aroma.
Tanaman ini tumbuh baik pada lokasi yang memperoleh cahaya matahari cukup dan memiliki ruang yang memadai untuk berkembang.
Tips Memilih Bunga Beraroma Wangi untuk Apartemen
Jika Skandis ingin menikmati keharuman alami bunga di apartemen, beberapa hal berikut dapat menjadi pertimbangan:- Pilih tanaman yang sesuai dengan kondisi pencahayaan di apartemen.
- Gunakan pot dengan sistem drainase yang baik agar akar tidak membusuk.
- Tempatkan tanaman di balkon, dekat jendela, atau area yang memiliki sirkulasi udara baik.
- Lakukan penyiraman sesuai kebutuhan masing-masing jenis tanaman.
- Berikan pupuk secara berkala agar bunga tumbuh sehat dan rajin berbunga.




