6 Tokoh Dunia Ini Raih Nobel Perdamaian, Mengapa Mereka Kontroversial?
Pemenang Hadiah Nobel Perdamaian 2021 akan diumumkan Jumat (08/10). Apakah ajang ini akan menimbulkan kontroversi, seperti yang terjadi di berbagai kesempatan sebelumnya?
Dianggap sebagai salah satu penghargaan paling bergengsi di dunia, Hadiah Nobel Perdamaian adalah salah satu dari enam penghargaan yang diciptakan oleh mendiang ilmuwan, pengusaha, dan filantropis Swedia, Alfred Nobel.
Namun karena tidak lepas dari unsur politik, penghargaan ini lebih sering terperosok dalam kontroversi daripada nobel di lima bidang lainnya. Berikut adalah beberapa kasus yang paling diperdebatkan dan satu kelalaian yang tidak terlupakan.
1. Barack Obama

Obama bahkan menulis dalam memoarnya tahun 2020 bahwa reaksi pertamanya terhadap pengumuman itu adalah bertanya, “Untuk apa?”. Dia baru menjabat selama sembilan bulan dan para kritikus menyebut keputusan itu prematur. Pada kenyataannya, batas waktu pengajuan nominasi berakhir 12 hari setelah pelantikan Obama.
Pada 2015, mantan direktur Institut Nobel, Geir Lundestad, menjelaskan kepada BBC bahwa komite yang memutuskan kemenangan Obama menyesali keputusan itu. Militer AS terlibat perang di Afghanistan, Irak, dan Suriah selama dua periode jabatan Obama
;
2. Yasser Arafat

Dia memenangkannya bersama Perdana Menteri Israel, Yitzhak Rabin dan Menteri Luar Negeri Israel, Shimon Peres. Pertimbangannya adalah peran mereka pada Kesepakatan Perdamaian Oslo. Pada dekade 1990-an, kesepakatan itu menawarkan harapan solusi untuk konflik Israel-Palestina.
; Keputusan untuk memberikan hadiah kepada Yasser Arafat, seseorang yang sebelumnya terlibat dalam kegiatan paramiliter, menimbulkan kecaman di Israel dan pihak-pihak yang mendukung negara tersebut. Pencalonan Arafat juga menimbulkan kegemparan di dalam Komite Nobel. Salah satu anggota komite, Kare Kristiansen, seorang politikus asal Norwegia, mengundurkan diri sebagai bentuk protes.
3. Aung San Suu Kyi

Peristiwa yang menimpa kelompok Rohingya digambarkan PBB sebagai ” jelas-jelas genosida”. Bahkan ada seruan agar penghargaan untuk Suu Kyi itu dicabut, tapi regulasi Hadiah Nobel tidak memungkinkan hal tersebut.
4. Abiy Ahmed

Namun setelah lebih dari setahun, muncul pertanyaan tentang kelayakan penghargaan untuknya itu. Sejumlah kelompok internasional mengkritik pengerahan pasukan Abiy Ahmed ke wilayah utara Tigray. Pertempuran di sana telah menewaskan ribuan orang dan digambarkan oleh PBB sebagai “kehancuran yang meremukkan hati”.
5. Wangari Mathai

Wangari Mathai dikritik karena membuat pernyataan tentang asal usul HIV. Almarhum aktivis Kenya ini menjadi wanita Afrika pertama yang memenangkan Hadiah Nobel. Dia mendapatkan anugerah ini pada tahun 2004. Meski begitu, kemenangannya disorot setelah dia berbicara tentang HIV dan AIDS.
Mathai menuding virus HIV dibuat secara artifisial sebagai senjata biologis dan dirancang untuk menghancurkan orang kulit hitam. Hingga kini belum ada bukti ilmiah yang mendukung klaimnya itu.
6. Henry Kissinger

Polemik mencuat karena dia terlibat dalam beberapa kebijakan luar negeri kontroversial AS, antara lain pemboman rahasia di Kamboja dan dukungan untuk rezim militer otoritarian di Amerika Selatan. Kissinger menerima hadiah nobel dengan pemimpin Vietnam Utara, Le Duc Tho. Mereka dianggap berperan penting dalam merundingkan gencatan senjata dalam Perang Vietnam.
Dua anggota Komite Hadiah Nobel mengundurkan diri sebagai protes atas kemenangan dua figur ini. Surat kabar New York Times kala itu menyebut penghargaan itu sebagai Hadiah Perang Nobel.
Dan hadiah yang tak pernah diterima Gandhi

Pada tahun 2006, sejarawan Norwegia, Geir Lundestad, yang saat itu menjabat presiden komite yang memilih pemenang nobel perdamaian, menyebut bahwa minimnya pengakuan atas pencapaian Gandhi merupakan kelalaian terbesar dalam sejarah penghargaan Nobel.
Itulah Skandis Daftar penerima Nobel Perdamaian Yang Menuai Kontroversi. Semoga bermanfaat!
Artikel ini telah tanyang detiknews, “6 Tokoh Dunia Ini Raih Nobel Perdamaian, Mengapa Mereka Kontroversial?” selengkapnya https://news.detik.com/bbc-world/d-5758769/6-tokoh-dunia-ini-raih-nobel-perdamaian-mengapa-mereka-kontroversial.



