Penggunaan wastafel atau bak cuci piring di dapur setiap hari memang bisa memicu munculnya kerak dan bau jika Skandis tidak memperhatikan pembersihannya secara rutin. Bau tidak sedap ini biasanya muncul dari saluran pembuangan air wastafel yang di dalamnya kotor, bahkan tidak jarang kamu akan menemukan tumpukan sisa makanan berkerak.
Yap, penyebab yang paling sering adalah sampah makanan yang menumpuk kemudian membusuk. Bisa juga disebabkan oleh pipa ventilasi yang tersumbat loh. Tentu kondisi wastafel berbau ini kurang nyaman bahkan higienitasnya kurang, bisa-bisa aromanya menyebar ke seluruh dapur yang notabene tempat kita mengolah aneka makanan.
Oleh sebab itu, pembersihan berkala perlu dilakukan, bila perlu pakai berbagai cara pembersihan efektif. Tidak perlu pembersih khusus yang bisa menguras kantong, berikut ini 5 tips mudah mengatasi bau busuk dari wastafel dapur dilansir dari berbagai sumber:
1. Lakukan Proses Disinfektan Secara Rutin
Untuk Skandis yang ingin aroma wastafel selalu segar bebas bau busuk, penting untuk melakukan proses disinfektan secara berkala.
Yap, hal ini bisa Skandis lakukan seminggu sekali, mengingat penumpukan sisa makanan ini akan cepat membusuk dan berkerak. Dalam hal ini, Skandis bisa menggunakan baking soda dan campuran disinfektan. Hindari penggunaan cairan penghancur lemak jika tidak ingin pipa saluran rusak. Jangan lupa untuk membersihkan permukaan wastafel secara menyeluruh juga, termasuk pakai tepung terigu.
2. Gunakan Baking Soda Saja
Jika tadi penggunaan cairan disinfektan dan baking soda, Skandis juga bisa pakai baking soda saja jika tidak ingin repot. Caranya praktis, Skandis hanya perlu menaburkan baking soda di atas wastafel guna menyerap bau. Dilansir dari berbagai sumber, baking soda ini bisa berperan menetralisir bau di dapur, termausk di wastafel ini.
Baca Juga- 5 Manfaat Uap Air Hangat untuk Wajah, dapat Membersihkan Pori-pori
- 4 Cara Mudah Bersihkan Kompor Kaca dari Kerak Sisa Makanan
- 6 Tips Bersihkan Lemari Dapur, Sekalian Rapikan Barang di Dalamnya
Untuk hasil yang lebih memuaskan, kamu bisa menaburkannya sekali seminggu. Tak hanya wastafel bau tidak sedap dari peralatan dapur lain juga bisa kamu atasi dengan bahan ini loh.
3. Gosok Pakai Lemon
Dilansir dari berbagai sumber, lemon punya sifat asam yang bisa melunturkan noda, termasuk sisa makanan di permukaan wastafel, menghindari penyebab bau.
Hal ini juga didukung dengan aromanya yang khas, segar dan kuat, sehingga efektif menjadi bahan pembersih serta penghilang bau. Untuk caranya, Skandis hanya perlu menggosok permukaan wastafel padai lemon yang sudah dipotong-potong, lakukan prosesnya secara merata. Tenang, penggunaan lemon ini tidak akan membuat warna dari wastafelmu jadi luntur, jadi lebih aman.
4. Gunakan Cuka
Selain lemon, cuka juga punya sifat asam yang bisa Skandis manfaatkan untuk mengatasi bau tidak sedap di wastafel. Bahan yang satu ini tepat untuk pembersihan wastafel berbahan keramik.
Cuka mampu membunuh kuman di permukaan wastafel, tentu saja hal ini bisa meminimalisir penyebab bau tidak sedap. Selain itu, penggunaan cuka efektif melarutkan kotoran hingga karat, saluran air wastafel jauh lebih bersih.
5. Gunakan Minyak Esensial dan Soda Kue
Masih dengan penggunaan bahan alami, kali ini Skandis bisa memanfaatkan minyak esensial dengan aroma khas sekaligus soda kue. Yap, kedua bahan ini bisa menjadi campuran yang tepat untuk mengatasi bau tidak sedap pada wastafel. Dilansir dari berbagai sumber, aroma minyak esensial oil memang banyak dimanfaatkan untuk menyegarkan ruangan, apalagi dipadu soda kue yang ampuh membersihkan, jadi perpaduan yang tepat.
Untuk cara penggunaannya, Skandis bisa menggosok seluruh permukaan wastafel dengan baking soda supaya noda terangkat. Jika pembersihan sudah selesai, cukup tetes minyak esensial favorit ke saluran pembuangan bak cuci piring, Skandis bisa pakai aroma tea tree, mint dan lain sebagainya. Untuk hasil lebih maksimal, diamkan selama satu jam atau lebih, kemudian bisa menggunakan air panas. Semoga bermanfaat yah Skandis!
Source : 5 Tips Mengatasi Wastafel Dapur yang Berbau, Mudah dan Murah untuk Dilakukan








