1. Fish Finger dan Kacang Polong
Bahan-bahan:
- Fillet ikan (salmon atau mackerel)
- Teh tepung roti
- Kacang polong
- Minyak untuk menggoreng
Cara Membuat:
- Potong ikan menjadi bentuk jari (fish fingers), balurkan dengan tepung roti.
- Goreng fish fingers hingga keemasan dan renyah.
- Sajikan dengan kacang polong yang direbus atau dikukus sebagai pelengkap.
2. Orak-arik Tahu
Jika anak-anak tidak terlalu suka telur atau memiliki alergi terhadap telur, orak-arik tahu bisa menjadi alternatif sarapan yang sempurna. Tahu merupakan sumber protein nabati yang baik, rendah lemak jenuh, dan kaya akan asam lemak esensial serta kalsium. Kombinasikan orak-arik tahu dengan sayuran seperti tomat atau jagung manis untuk menambah rasa dan gizi.
Bahan-bahan:
-
- 200 gram tahu sutra, remukkan
- 1 buah tomat, potong dadu
- 1/2 cangkir jagung manis
- Minyak untuk menumis
Cara Membuat:
- Tumis tomat dan jagung manis hingga setengah matang.
- Tambahkan tahu yang sudah dihancurkan, aduk rata.
- Bumbui dengan garam dan merica sesuai selera.
- Masak hingga tahu matang dan sedikit kecokelatan.
3. Nasi Goreng Salmon
Nasi goreng dengan tambahan salmon bisa menjadi menu makan malam yang bergizi untuk anak-anak. Salmon kaya akan vitamin D dan asam lemak omega-3 yang sangat penting untuk perkembangan tulang dan gigi anak-anak. Menu ini bukan hanya lezat, tetapi juga memberikan banyak manfaat kesehatan!
Bahan-bahan:
- 100 gram salmon fillet
- 1 cangkir nasi putih yang sudah dimasak
- 1 butir telur
- 1/2 bawang bombay, cincang halus
- 2 sendok makan kecap manis
Cara Membuat:
- Goreng salmon fillet hingga matang, kemudian hancurkan.
- Tumis bawang bombay hingga harum, tambahkan nasi dan aduk rata.
- Masukkan salmon yang sudah dihancurkan dan telur, aduk hingga rata.
- Tambahkan kecap manis, aduk hingga nasi goreng tercampur merata.
4. Mac and Cheese dengan Sayur
Siapa yang tidak suka mac and cheese? Skandis bisa membuat versi lebih sehat dengan menambahkan sayuran seperti bayam atau tomat ceri. Keju dalam mac and cheese memberikan kalsium, protein, dan vitamin A yang penting untuk pertumbuhan anak. Jika anak tidak bisa mengonsumsi produk susu, Skandis bisa mencari alternatif keju yang berbasis nabati.
Bahan-bahan:
- 200 gram pasta elbow
- 150 gram keju parut
- 1/2 cangkir bayam atau tomat ceri
- 1/2 cangkir susu (atau susu nabati)
Cara Membuat:
- Rebus pasta hingga al dente.
- Dalam wajan, masak bayam atau tomat ceri hingga layu.
- Tambahkan susu dan keju ke dalam wajan, aduk hingga keju meleleh.
- Campurkan pasta yang telah direbus ke dalam saus keju, aduk hingga merata.
5. Sate Ayam dengan Saus Kacang
Sate ayam dengan saus kacang adalah pilihan menu yang lezat dan bergizi. Daging ayam mengandung protein, vitamin B12, zinc, dan lemak sehat yang mendukung pertumbuhan anak. Dengan saus kacang yang gurih dan manis, hidangan ini bisa menjadi pilihan yang disukai oleh anak-anak.
Bahan-bahan:
- 500 gram daging ayam fillet, potong dadu
- 5 sendok makan saus kacang
- 1 sendok teh kecap manis
- 1 sendok makan minyak zaitun
- Tusuk sate
Cara Membuat:
- Tusukkan potongan daging ayam ke tusuk sate.
- Panggang sate ayam hingga matang sempurna.
- Campurkan saus kacang dengan kecap manis dan minyak zaitun, aduk rata.
- Sajikan sate ayam dengan saus kacang di atasnya.



