Waspadai Pantangan Asam Urat Saat Berpuasa Agar Tidak Kambuh
Berpuasa di bulan Ramadan merupakan momen spiritual yang dinantikan banyak orang. Namun, bagi Skandis yang memiliki riwayat asam urat, puasa bisa menjadi tantangan tersendiri jika tidak diimbangi dengan pola makan yang tepat. Perubahan jam makan, pilihan menu berbuka dan sahur, hingga konsumsi cairan yang terbatas dapat memicu naiknya kadar asam urat dalam tubuh. Jika tidak diwaspadai, kondisi ini bisa menyebabkan serangan gout yang ditandai nyeri hebat, bengkak, dan rasa panas pada sendi. Agar ibadah puasa tetap berjalan lancar dan tubuh tetap nyaman, penting bagi Skandis untuk memahami pantangan asam urat saat berpuasa berikut ini.Mengapa Asam Urat Rentan Kambuh Saat Puasa?
Asam urat merupakan zat sisa hasil pemecahan purin yang normalnya dikeluarkan melalui ginjal. Saat berpuasa, tubuh berisiko mengalami dehidrasi, sehingga proses pembuangan asam urat menjadi kurang optimal. Ditambah lagi, konsumsi makanan tinggi purin saat berbuka atau sahur dapat menyebabkan lonjakan kadar asam urat dalam waktu singkat. Inilah alasan mengapa penderita asam urat perlu ekstra selektif memilih makanan selama Ramadan.Pantangan Makanan Asam Urat Saat Berpuasa
1. Jeroan
Jeroan seperti usus, babat, otak, dan hati mengandung purin sangat tinggi. Mengonsumsinya saat berbuka atau sahur dapat memicu peningkatan kadar asam urat secara drastis dan meningkatkan risiko serangan nyeri sendi.2. Makanan dan Minuman Manis Berlebihan
Gula, terutama fruktosa, akan diuraikan menjadi asam urat. Konsumsi minuman manis, sirup, dessert berlebihan, atau buah tinggi gula saat berbuka dapat memperburuk kondisi asam urat Skandis.3. Makanan Tinggi Lemak
Gorengan, makanan bersantan kental, dan daging berlemak dapat menghambat pengeluaran asam urat oleh ginjal. Akibatnya, kadar asam urat dalam darah meningkat dan berisiko kambuh saat puasa.4. Makanan Ultra Proses
Makanan ultra proses seperti nugget, sosis, keripik kemasan, dan fast food mengandung tinggi garam, lemak jenuh, serta rendah serat. Jenis makanan ini dapat meningkatkan peradangan dan produksi asam urat dalam tubuh.5. Seafood Tertentu
Seafood bercangkang seperti udang, kerang, lobster, serta ikan tertentu seperti sarden dan teri memiliki kandungan purin tinggi. Jika dikonsumsi saat sahur atau berbuka, risiko serangan gout bisa meningkat.6. Daging Merah
Daging sapi, kambing, dan daging merah lainnya termasuk sumber purin tinggi, terutama bagian yang berlemak. Selama puasa, konsumsi daging merah sebaiknya dibatasi atau dihindari.7. Sayuran Tinggi Purin
Meski sayuran umumnya sehat, beberapa jenis seperti bayam, kembang kol, dan asparagus memiliki kandungan purin lebih tinggi. Skandis tetap boleh mengonsumsi, namun dalam jumlah terbatas dan tidak berlebihan.8. Polong-Polongan
Kacang hijau, kacang tanah, kacang merah, dan kacang polong mengandung purin sedang. Saat berpuasa, konsumsinya perlu dibatasi karena toleransi purin tiap orang berbeda-beda.9. Gravy atau Kuah Pekat
Kuah pekat dari sari daging atau tulang kaya akan purin dan lemak. Mengonsumsi makanan berkuah pekat saat berbuka dapat memicu kenaikan asam urat dengan cepat.10. Makanan Beragi
Makanan hasil fermentasi seperti tapai atau produk berbasis ragi dapat meningkatkan produksi asam urat sekaligus menghambat pengeluarannya dari tubuh.Minuman yang Perlu Dihindari Saat Puasa
- Minuman manis kemasan dan minuman bersoda
- Sirup tinggi fruktosa
- Minuman beralkohol
- Bir dan minuman fermentasi



