New York City dijadikan sebagai patokan dengan nilai indeks 100. Dari perbandingan tersebut, Zurich mencatat skor sebesar 112,5. Artinya, untuk kebutuhan sehari-hari, pengeluaran di Zurich jauh lebih tinggi dibandingkan dengan kota besar seperti New York.
Salah satu faktor utama yang mendorong tingginya biaya hidup di Zurich adalah harga bahan makanan yang luar biasa mahal. Tak hanya itu, jika Skandis berniat makan di restoran lokal, bersiaplah untuk mengeluarkan anggaran ekstra. Biaya bersantap di luar sangat tinggi dibandingkan kota-kota lain di dunia.
Ternyata bukan hanya Zurich yang masuk daftar ini. Enam kota termahal di dunia lainnya juga berasal dari Swiss, yaitu:
- Jenewa – peringkat ke-2
- Basel
- Lausanne
- Lugano
- Bern
Tak hanya soal biaya, Zurich juga dikenal sebagai kota yang unggul dalam banyak aspek lainnya. Firma konsultan internasional Mercer pernah menobatkan Zurich sebagai lokasi terbaik untuk para ekspatriat. Selain itu, kota ini juga pernah dinobatkan sebagai kota terpintar di dunia dua tahun yang lalu karena infrastruktur dan kualitas hidupnya yang luar biasa.
Di sisi lain dunia, kota dengan biaya hidup termurah adalah Coimbatore, India, dengan indeks hanya 17,1. Diikuti oleh beberapa kota lain di Asia Selatan seperti Indore dan Lucknow di India, serta Lahore di Pakistan. Perbedaan ini menunjukkan betapa beragamnya biaya hidup di berbagai penjuru dunia.
Jadi, jika Skandis berencana mengunjungi atau bahkan menetap di Zurich, pastikan untuk melakukan perencanaan keuangan yang matang. Karena meskipun kota ini menawarkan kualitas hidup yang tinggi, harga yang harus dibayar juga tidak sedikit.



