Skandis, Stop Bikin Tanaman Mati Pelan-Pelan! Ini 3 Tips Merawat Tanaman Indoor
1. Beri Pencahayaan Alami yang Cukup
Meski disebut tanaman indoor, bukan berarti mereka bisa hidup tanpa cahaya sama sekali. Cahaya adalah kebutuhan utama untuk fotosintesis. Letakkan tanaman di area yang mendapat cahaya natural seperti dekat jendela, pintu kaca, atau area dengan cahaya lembut (indirect light). Jika ada tanaman yang berada di sudut ruangan, lakukan rotasi setiap 1–2 minggu sekali agar semua mendapatkan giliran berada di area terang. Ingat, setiap tanaman punya kebutuhan cahaya berbeda, kenali karakter tanaman Skandis dulu ya.2. Menyiram Tanaman Secukupnya, Jangan Berlebihan
Penyiraman berlebihan adalah penyebab paling umum tanaman indoor cepat mati. Media tanam seharusnya lembap, bukan becek. Beberapa hal yang perlu diperhatikan:- Kaktus & sukulen hanya perlu disiram 1x seminggu
- Tanaman tropis biasanya butuh air lebih sering
- Pastikan pot memiliki lubang drainase agar akar tidak membusuk
3. Atur Suhu Ruangan agar Tetap Lembap
Ruangan ber-AC cenderung membuat udara kering sehingga daun tanaman mudah menguning atau mengering. Beberapa tanaman seperti palem cukup adaptif, tapi banyak tanaman lain membutuhkan kelembapan yang lebih tinggi. Skandis bisa meningkatkan kelembapan dengan cara:- Menyemprot daun (mist) secara berkala
- Menggunakan media tanam yang menyimpan air
- Mengelompokkan tanaman agar tercipta kelembapan alami



