Hello Skandis!
Ternyata Skandis, Alpukat termasuk sebagai makanan superfood karena memiliki kandungan gizi yang luar biasa. Mungkin Skandis takut atau ragu ketika mengkonsumsi makanan yang tinggi lemak dan kalori. Tetapi lemak yang terdapat pada alpukat memiliki nutrisi yang bagus dan bisa menjadi bahan bakar untuk tubuh jika berasal dari lemak tak jenuh tunggal dan tak jenuh ganda yang tinggi.
Manfaat dalam alpukat yang memiliki kandungan lemak dan serat yang tinggi bisa membantu kita merasa kenyang dan membantu penyerapan vitamin yang larut dalam lemak A, D, E, dan K. Dalam 100 Gram alpukat atau setengah buah alpukat terdapat nutrisi seperti :
- 130 kalori
- 15 gram lemak
- 7 gram serat
- 2 gram protein
- 29 milligram magnesium
- 0,081 miligram folat
Menurut para ahli, ini beberapa manfaat yang terdapat pada buah alpukat yang baik untuk kesehatan :
Mendukung Kesehatan Jantung
Alyssa Wilson, RDN, ahli diet dan pelatih metabolisme di signos mengatakan bahwa “Alpukat mengandung fitonutrien beta sitosterol yang terbukti membantu menjaga kadar kolesterol sehat”. Beta-sitosterol merupakan fitosterol yang strukturnya mirip seperti dengan kolesterol dan bisa memicu penurun kolesterol dalam tubuh dari sistem ekskresi hepatobilier.
Asam lemak tak jenuh tunggal dan asam lemak tak jenuh ganda merupakan dua jenis lemak sehat yang terdapat buah alpukat. Kedua asam lemak bekerja untuk menurunkan kadar kolesterol LDL atau biasa disebut kolesterol jahat yang terdapat di darah.
Menjaga Kesehatan Usus
Kesehatan usus bisa didukung oleh alpukat berkat kandungan serat yang terdapat di dalamnya. Terdapat 3,4 gram atau sekitar 9-16 persen kebutuhan serat harian yang terdapat pada alpukat berukuran sedang. Praktisi terapi nutrisi fungsional Heather Munnelly, FNTP berkata “serat makanan utuh menghasilkan mikrobiota beragam. Semakin sehat bakteri usus kita, semakin sehat pula kita”
Melembabkan Dan Menutrisi Kulit
Alpukat kaya akan asam oleat, jenis asam lemak yang biasa ditemukan di minyak alpukat dan zaitun. Asam oleat berguna untuk kesehatan kulit seperti untuk mengunci kelembaban kulit.
Meredakan Peradangan
Kandungan di dalam alpukat ada senyawa anti-inflamasi seperti karotenoid, vitamin C dan E, dan senyawa fenolik. Zat ini terbukti untuk mencegah kerusakan oksidatif dan penyakit kronis serta meningkatkan fungsi kognitif. Peradangan bisa diredakan dengan asam lemak oleat yang terkandung pada alpukat. Studi membuktikan bahwa diet tinggi asam oleat berdampak positif untuk penyakit yang terkait peradangan dan mengaktifkan jalur sel penambah kekebalan tertentu.
Sumber asam lemak omega 3 alfa-linoleat juga terdapat pada alpukat. Studi menemukan, bahwa alfa-linoleat mengurangi inflamasi pada jenis penyakit gastrointestinal seperti kolitis dan memberikan efek neuroprotektif. Neuroprotektif adalah mekanisme untuk melindungi dan mengurangi kerusakan saraf yang terjadi pada sistem saraf pusat dan disebabkan oleh serangan stroke iskemik, trauma atau penyakit neurodegeneratif.
Baik Untuk Mata
Lutein dan Zeaxanthin terdapat pada alpukat. Kedua fitokimia ini bisa membantu melindungi mata dari kerusakan, seperti dari UV.
Porsi Alpukat Yang Baik Untuk Tubuh
Makan alpukat bersama dengan makan nabati bisa membantu meningkatkan penyerapan fitonutrien tubuh seperti beta-karoten, likopen, lutein dan zeaxanthin. Jika Skandis sedang memperhatikan berat badan, maka langkah yang baik adalah mengonsumsi sekitar setengah buah alpukat hingga satu buah alpukat utuh per hari.



