Bisnis properti termasuk Penyewaan Apartemen memang berjaya dalam beberapa puluh tahun ini, namun sudah tahukan Skandis apa saja tips bisnis Penyewaan Apartemen ini?
Nah, agar Skandis juga tidak merugi saat berinvestasi properti, yuk simak beberapa tips berbisnis Penyewaan Apartemen agar memperoleh keuntungan besar berikut ini :
Sebelum membahas tentang tips bisnis Penyewaan Apartemen ini, pertama-tama mari mengenal investasi terlebih dahulu.
Apa itu Bisnis Penyewaan Apartemen ?

Investasi merupakan pengeluaran yang berhubungan dengan akumulasi suatu bentuk aktiva untuk membeli barang-barang modal dan peralatan-peralatan produksi dengan harapan memperoleh keuntungan di masa yang akan datang atau masa depan. Investasi juga sering disebut dengan istilah penanaman modal atau pembentukan modal.
Menurut teori ekonomi, investasi yaitu pembelian atau produksi dari modal barang yang tidak dikonsumsi tetapi digunakan untuk produksi yang akan datang atau barang produksi. Sedangkan bisnis Penyewaan Apartemen merupakan sebuah bisnis yang termasuk dalam bisnis properti.
Pada dasarnya, Penyewaan Apartemen merupakan unit-unit apartemen atau apartemen yang dibeli oleh konsumen. Namun, tidak untuk ditinggal atau dihuni. Sebab, unit-unit tersebut akan diserahkan kepada operator hotel untuk dikelola. Lantas apa hubungannya bisnis Penyewaan Apartemen dengan investasi ?
Ternyata, banyak yang menjadikanPenyewaan Apartemen ini sebagai sebuah alat bisnis atau investasi. Tentunya karena potensi keuntungannya yang besar.
Tetapi sesungguhnya investasi properti jenis Penyewaan Apartemen tidaklah seperti yang Skandis bayangkan. Bukan berarti investasi properti selalu menghasilkan untung seperti yang banyak Skandis lihat. Skandis perlu memperhatikan pengelolaan keuangan sehingga. Skandis bisa mengatasi modalnya yang cukup besar.
Skandis, ada banyak tips untuk berinvestasi Penyewaan Apartemenyang jarang diketahui masyarakat loh. Tanpa mengetahui fakta-fakta tersebut, berinvestasi Penyewaan Apartemen pun bisa berbahaya. Dengan demikian, penting bagi Skandis untuk mengetahui beberapa tips berinvestasi Penyewaan Apartemen seperti terangkum berikut ini :
Apartemen Sebagai Investasi

Investasi properti tergolong dalam investasi real asset, dimana investasinya berupa benda yang berwujud. Investasi Penyewaan Apartemen termasuk di dalamnya, dan akhir-akhir ini penyewaan apartement banyak dilirik para investor karena selain masih dalam area properti yang jelas bisa menguntungkan.
Seperti Skandis ketahui, investasi properti memang masih populer hingga sekarang karena adanya anggapan kelangkaan. Bayangkan saja, tanah yang tersedia tidak akan bertambah (kecuali dilakukan proses perluasan tanah oleh pemerintah). Sedangkan populasi penduduk terus meningkat. Artinya, permintaan akan tanah dan properti akan lebih tinggi dari persediaannya, dan mengakibatkan harganya semakin tinggi. Beberapa hal inilah yang membuat setiap orang berlomba-lomba berinvestasi properti.
Nah, Penyewaan Apartemen (sebuah bangunan yang terdiri dari unit-unit seperti halnya apartemen) juga kini kerap dijadikan instrumen investasi atau bisnis oleh para pebisnis Skandis. Penyewaan Apartemen memang konsepnya seperti apartemen dengan berbagai tipe. Penyewaan Apartemen juga dilengkapi fasilitas umum, seperti kolam renang, salon spa, restoran, meeting rooms, dan lain sebagainya.
Proses berinvestasi penyewaan apartementakan diawali dengan penjualan unit kepada Skandis sebagai investor atau pebisnis, kemudian untuk pengelolaannya sendiri akan dilakukan oleh management building yang memasarkannya. Unit ini disewakan pada tamu secara bulanan atau tahunan.
Pada dasarnya, Skandis yang membeli kondotel sama seperti membeli sebuah kamar hotel. Setelah dibeli dan diberikan sertifikat hak milik, Skandis akan menyerahkan kembali kamar tersebut kepada pihak pengelola guna dioperasikan sebagai apartemen sewaan .
Penyewaan apartement tidak digunakan sebagai tempat tinggal pemiliknya. Harga sendiri bergantung pada fasilitas dan tipe kamar yang ditawarkan. Umumnya kamar dilengkapi dengan fasilitas berupa wifi, kolam renang, parkir, hingga layanan kamar.
Tunggu dulu, Skandis perlu tahu bahwa penyewaan apartemen yang akan dimanfaatkan sebagai instrument investasi akan menghasilkan profit dengan sistem tahunan. Namun pendapatan tersebut akan dibagi dua, kepada pengelola manajemen sebagai penyedia fasilitas dan kepada investor sebagai pemilik.
Hal penting kedua adalah Skandis perlu memperhitungkan kemungkinan adanya kekosongan pada jangka waktu yang tidak dapat ditentukan. Jika Apartemen dibiarkan kosong tanpa adanya penyewa, Skandis perlu mempertimbangkan tidak adanya penghasilan pasif selama properti kosong tersebut. Jadi, keuntungan belum tentu dapat dihitung setahun penuh.
Saat kosong, apartemen Skandis bukanlah aset melainkan hanya liabilitas (karena Skandis terus membayar angsuran namun tidak ada pemasukan pasif, sehingga arus kas negatif). Untuk meminimalisasi kekosongan, Skandis disarankan untuk memilih lokasi yang ramai dan strategis. Misalnya saja di tengah kota. Seperti Apartemen Skandinavia yang memilih lokasi yang sangat strategis yaitu berada di Jalan Jendral Sudirman yang menjadi jalan utama Kota Tangerang.
Tangcity Superblock merupakan suatu area di Kota Tangerang yang cukup terkenal. Kawasan ini menawarkan akses mudah ke pusat perbelanjaan, fasilitas kesehatan dan akses transportasi. Terletak di pusat Kota Tangerang, membuat Tangcity Superblock menjadi salah satu area terfavorit untuk tinggal. Salah satu hunian terbaik untuk tinggal di Tangcity Superblock adalah Apartemen Skandinavia. Konsep Apartemen Skandinavia adalah superblock dengan memanfaatkan lahan terbatas untuk area residensial dan pusat perbelanjaan. Apartemen yang dibangun oleh Pancakarya Grityatama ini hanya memiliki 1 tower. Berikut keuntungan tinggal di Apartemen Skandinavia.
Lokasi & Akses Dekat Ke bandara
Apartemen Skandinavia memiliki lokasi yang strategis karena memiliki akses yang dekat dan mudah ke bandara. Bandara Soekarno-Hatta dapat ditempuh dengan jarak 8 KM dengan waktu 30 menit. Selain itu, untuk ke Stasiun Kereta Bandara hanya membutuhkan waktu 5 menit saja.Terkoneksi Dengan Pusat Belanja
Mall Tangerang bisa dikunjungi hanya dengan 5 menit jalan kaki. Hal ini akan memudahkan Skandis untuk mengakses pilihan hiburan atau belanja kebutuhan harian.
Akses Transportasi Mudah
Apartemen Skandinavia bisa diakses dengan mudah menggunakan kendaraan pribadi atau transportasi publik. Apartemen ini berlokasi sekitar 15 menit dari Gerbang Tol Jakarta-Tangerang dan Stasiun Tangerang. Hal ini akan memudahkan Skandis untuk bepergian ke kawasan lain.
Dekat Fasilitas Kesehatan
Rumah sakit terdekat dari Apartemen Skandinavia, yaitu RSUD Kota Tangerang. Rumah sakit ini berjarak 7 menit dengan berkendara.
Fasilitas Premium
Apartemen Skandinavia menyediakan beberapa fasilitas yang bisa Skandis nikmati. Di antaranya adalah kolam renang, gym dan lounge. Kolam renang yang tersedia memiliki konsep outdoor. Di sekitar area kolam renang juga terdapat beberapa kursi santai. Fasilitas gym di Apartemen Skandinavia menyediakan peralatan lengkap untuk menjaga kesehatan sampai body shaping. Sebuah lounge berdesain modern minimalis juga bisa Skandis manfaatkan untuk remote working.
Melihat pembahasan di atas, bukan berarti berinvestasi properti melulu membawa untung, ada juga risiko yang meliputinya. Nah, agar Skandis tidak merugi segera simak beberapa tips dalam berinvestasi Penyewaan Apartemen berikut ini:
Tips Bisnis Penyewaan Apartemen agar bisa Meraih Keuntungan Besar

Investasi penyewaan apartemen banyak dilakukan oleh para investor properti karena dianggap menawarkan keuntungan yang cukup menggiurkan. Namun, memilih investasi jenis properti ini tidaklah semudah yang dibayangkan, untuk itu Skandis harus mengaplikasikan beberapa tips agar bisa menghasilkan keuntungan besar berikut ini:
Pentingnya Lokasi
Lokasi yang baik akan menarik lebih banyak penyewa. Bagaimana bisa? Cobalah lihat contoh berikut ini, sebagai konsumen Skandis tentu akan memilih apartemen yang terletak di tengah kota, dekat dengan area pembelanjaan dan penjual makanan ketimbang yang berada di daerah terpencil bukan?
Selain karena kepraktisannya, lokasi strategis juga meminimalisasi biaya transportasi. Dengan demikian penyewa akan lebih memilih lokasi yang memang strategis dengan harga yang terjangkau.
- Tips saat memilih lokasi apartemen untuk disewakan :
- Lokasi strategis di dekat area pembelanjaan atau makanan
- Lokasi mudah diakses dengan kendaraan bermotor (roda dua dan roda empat)
- Akses parkir mudah
- Tidak berada di kawasan rawan banjir
- Tidak berada di dekat pemakaman
- Tidak pernah menjadi lokasi kejadian perkara, dan sebagainya.
- Skema Rental Guarantee
Tips kedua adalah Skandis harus mencermati penawaran skema rental guarantee, sebagai hak investor penyewaan apartemen. Seperti Skandis ketahui, garansi yang Skandis dapatkan biasanya terbatas dalam beberapa tahun saja. Bisa juga menyusut seiring waktu. Jika masa garansi terlampaui, Skandis akan mendapatkan skema bagi hasil atau profit sharing berkaitan dengan besaran okupansi hotel.
Skandis akan mendapatkan sejumlah profit, setelah dipotong berbagai biaya berkaitan dengan fee untuk pihak manajemen hotel, marketing, operasional, dan pemeliharaan apartemen. Artinya, pendapatan yang bisa Skandis nikmati sangat beragam dengan rasio 50:50 atau 60:40. Skandis bisa menanyakan lebih lanjut kepada pengelola apartemen mengenai kesepakatan ini.
Oleh karena itu, Skandis perlu menanyakan tentang skema-skema yang mungkin terjadi pada pengelola dengan jelas di awal.
Manfaatkan Fasilitas Menginap
Seperti telah diungkapkan sebelumnya, umumnya pemilik mendapatkan kesempatan berlibur beberapa malam untuk menikmati apartemen, lengkap dengan fasilitas, seperti hotel bintang lima. Rentang waktu menginap bervariasi sesuai ketentuan dari pengelola. Biasanya sekitar 12 sampai 30 hari dalam setahun. Jadi, tanyakan pula mengenai fasilitas yang bisa Skandis peroleh selama menjadi pemilik apartemen.
Manfaatkan Perubahan Harga
Bagi Skandis yang sudah lama terjun dalam dunia properti tentunya Skandis tahu pemanfaatan perubahan harga akibat bangunan yang belum selesai. Pada skema investasi ini, Skandis biasa akan membeli sebuah apartemen yang belum selesai dibangun dengan harga yang lebih murah.
Mungkinnya memperoleh harga lebih murah adalah karena Skandis dianggap turut membiayai dibangunnya proyek apartemen tersebut. Setelah bangunan jadi, maka nilainya akan naik dan Skandis bisa memanfaatkan perubahan harga tersebut. Sayangnya, pola investasi ini rentan risiko besar bagi investor. Hal ini disebabkan banyaknya developer nakal yang mungkin membangun tidak sesuai dengan kesepakatan. Atau ada juga kemungkinan tidak diselesaikannya bangunan karena kekurangan dana di tengah jalan.
Jadi, penting untuk mengecek reliabilitas developer yang membangun apartemen. Developer sebaiknya pengembang yang telah terpercaya menyelesaikan bangunan sampai selesai dengan tepat waktu sesuai dijanjikan.Skandis juga harus cek track record pengembang tersebut, hal ini perlu diperlukan apabila apartemen yang hendak Skandis beli masih dalam tahap pembangunan atau belum dibangun.
Mengecek Status Tanahnya
“Mau untung malah buntung” banyak terjadi pada bisnis properti. Hal ini bisa disebabkan oleh banyak hal. Namun yang paling fatal adalah karena lupa mengecek status tanah yang akan dipergunakan sebagai sarana pembangunan properti.
Penting bagi Skandis para pebisnis untuk selalu mengecek dan memastikan status tanah tersebut apakah hak milik, hak sewa, atau hak guna pakai. Usia kondotel biasanya disesuaikan dengan lama hak sewa/pakai tanahnya. Untuk tahap awal biasanya pengembang menawarkan masa sewa 20 tahun atau 25 tahun. Nah, jika dapat diperpanjang, maka ada kemungkinan masa sewa Skandis juga diperpanjang. Jadi, jangan lupakan tahap utama dalam berbisnis kondotel, Selalu cek kondisinya dan kelengkapan surat-suratnya ya!
Investasi Kondotel dengan Cerdas Yuk!
Meskipun memiliki banyak kelebihan, memulai bisnis properti juga tentunya memiliki risiko. Apabila Skandis gagal memperoleh keuntungan, atau lokasi tidak mendukung Skandis bisa terjebak dengan properti itu selamanya.
Sebenarnya besar tidaknya risiko bergantung pada toleransi risiko Skandis, oleh karena itulah sebagian berani berinvestasi properti dan sebagian lagi memilih instrumen investasi lainnya.
Nah, kini Skandis sudah memahami seluk beluk investasi penyewaan apartemen termasuk tips dalam menjalankannya bukan? Segera aplikasikan tipsnya untuk memaksimalisasi keuntungan Skandis.



