1. Sakelar Lampu
Sakelar lampu termasuk benda yang sangat sering disentuh setiap hari. Setiap kali Skandis menyalakan atau mematikan lampu, kuman di tangan bisa berpindah ke permukaannya.
Untuk membersihkan saklar lampu, Skandis bisa melap sakelar menggunakan kain lembap yang diberi disinfektan atau alkohol 70%. Jangan semprot langsung, cukup bersihkan dengan lembut.
2. Microwave
Pegangan pintu dan tombol microwave adalah area yang rentan penuh kuman karena sering disentuh sebelum atau sesudah memegang makanan. Gunakan air sabun untuk mengangkat minyak dan kotoran, lalu setelah kering, gunakan disinfektan agar lebih higienis.
3. Area Tempat Tidur
Kasur dan sekitarnya bisa menampung jutaan tungau debu. Tungau ini berkembang dari sel kulit mati dan debu yang menumpuk setiap hari. Biasakan untuk mencuci sprei, sarung bantal, dan bed cover secara rutin, idealnya seminggu sekali untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan tidur.
4. Keran Air
Keran termasuk benda yang disentuh sepanjang hari: saat mandi, mencuci tangan, mencuci sayur, dan lainnya. Meskipun tidak tampak kotor, permukaannya bisa penuh bakteri. Skandis dapat membersihkan keran secara rutin dengan sabun atau pembersih ringan untuk mencegah penumpukan kuman.
5. Vacuum Cleaner
Menurut penelitian dari University of Arizona oleh ahli mikrobiologi Charles Gerba, sekitar 50% sikat vacuum cleaner mengandung bakteri dan jamur, termasuk E. coli. Jika kotor, vacuum justru dapat menyebarkan kuman ke area lain.
Cara menjaga vacuum tetap higienis:
- Kosongkan tabung setelah 1–2 kali penggunaan
- Ganti kantong ketika sudah ⅔–¾ penuh
- Cuci filter beberapa bulan sekali (tergantung pemakaian)
- Bersihkan rambut/benang yang menempel pada kepala sikat
- Bilas dengan air hangat dan biarkan kering sepenuhnya sebelum digunakan lagi



