Hi Skandis! Kalian harus tahu bahwa perairan laut memiliki peran yang sangat penting loh bagi suatu negara.
Beberapa fungsi laut adalah untuk jalur perdagangan, jalur transportasi, sumber daya alam, dan sumber energi. Meski memiliki peran yang sangat penting, tidak semua negara memiliki laut. Beberapa negara memiliki wilayah yang dikelilingi oleh daratan sehingga tidak ada akses langsung ke laut.
Pengertian Landlocked Country
Landlocked country didefinisikan sebagai negara yang seluruh wilayahnya dikelilingi oleh daratan. Beberapa dari negara-negara ini mungkin memiliki garis pantai, tetapi ini hanya di laut tertutup.
Sungai mungkin mengalir melalui sebagian wilayah dan mungkin ada perairan di dalam perbatasan negara, tetapi setiap perbatasannya berbasis daratan, bukan perairan, seperti pantai samudra.
Dilansir dari World Population Review, dari semua negara di dunia, 44 negara di antaranya terkurung daratan. Jumlah ini setara dengan seperlima atau dua puluh persen dari semua negara di dunia.
Kerugian Negara Yang Tidak Memiliki Laut
Sebagai negara yang terkurung daratan dan tidak memiliki laut, negara-negara ini sebenarnya cukup dirugikan. Pasalnya, negara-negara yang terkurung daratan terputus dari pelabuhan laut dan titik perdagangan yang sering terletak di sepanjang perairan. Karena banyak perdagangan terjadi melalui transportasi air, negara-negara yang tidak memiliki laut tidak bisa berpartisipasi dalam peluang perdagangan sebanyak negara-negara yang memiliki akses ke perairan utama.
Selain itu, ada pula negara-negara yang terkurung daratan ganda, yakni negara yang terkurung daratan dan dikelilingi oleh negara-negara lain yang juga terkurung daratan. Ini berarti bahwa penduduk dari negara tersebut harus melintasi perbatasan dua negara agar bisa mencapai garis pantai. Hanya ada dua negara yang terkurung daratan ganda, yakni Liechtenstein dan Uzbekistan.
Seiring dengan kurangnya akses ke perdagangan lintas laut, negara-negara yang terkurung daratan juga kehilangan sumber daya berharga, seperti perikanan, yang dapat berkontribusi besar pada perekonomian banyak negara dengan akses air.
Tanpa penangkapan ikan sebagai sumber utama dan aliran pendapatan, negara-negara yang tidak memiliki laut harus beralih ke sumber daya alam lainnya. Biasanya, negara yang tidak memiliki laut berlimpah dalam pertanian dan perdagangan intra-benua. Ini membuktikan bahwa negara-negara tanpa laut ini telah mengatasi tantangan yang diciptakan oleh perbatasan yang terkurung daratan. Bahkan, mereka menjadi negara yang kaya.
Dua negara yang terkurung daratan yang berhasil mempertahankan kesuksesan meskipun tidak memiliki perbatasan air adalah Austria dan Swiss. Meski demikian, sebagian besar negara yang terkurung daratan adalah negara berkembang.
Daftar Negara Yang Tidak Memiliki Laut
Berikut adalah daftar 44 negara yang tidak memiliki laut, yang wilayahnya terkurung daratan.
1. Afghanistan 2. Andorra 3. Armenia 4. Austria 5. Azerbaijan 6. Belarus 7. Bhutan 8. Bolivia 9. Botswana 10. Burkina Faso 11. Burundi 12. Republik Afrika Tengah 13. Chad 14. Republik Ceko 15. Etiopia 16. Hungaria 17. Kazakhstan 18. Kirgistan 19. Laos 20. Lesotho 21. Liechtenstein 22. Luksemburg 23. Makedonia 24. Malawi 25. Mali 26. Moldova 27. Mongolia 28. Nepal 29. Nigeria 30. Paraguay 31. Rwanda 32. San Marino 33. Serbia 34. Slowakia 35. Sudan Selatan 36. Swaziland 37. Swiss 38. Tajikistan 39. Turkmenistan 40. Uganda 41. Uzbekistan 42. Vatikan 43. Zambia 44. Zimbabwe.



