Umroh: Ibadah yang Kini Bisa Direncanakan Sejak Dini
Umroh bukan lagi sekadar mimpi di usia senja. Dengan perencanaan keuangan yang matang, Skandis bisa berangkat umrah lebih cepat tanpa harus mengorbankan stabilitas keuangan keluarga. Di tahun 2026, semakin banyak produk keuangan syariah yang dirancang khusus untuk memudahkan calon jemaah mengumpulkan biaya umrah secara bertahap dan terjangkau. Direktur Sales & Distribution BSI, Anton Sukarna, menyatakan bahwa ibadah ke Tanah Suci kini bisa direncanakan sejak dini, bukan lagi menunggu usia senja. Lalu, bagaimana cara menabung umroh yang efektif dan syariah? Simak panduan lengkapnya berikut ini.Langkah 1: Tentukan Target Biaya Umroh yang Realistis
Langkah pertama dan paling krusial adalah menentukan target biaya umrah yang realistis. Biaya umrah bervariasi tergantung pada paket, fasilitas, maskapai, dan musim keberangkatan. Secara umum, biaya umrah 2026 berkisar antara Rp25 juta hingga Rp50 juta per orang, tergantung pada kualitas akomodasi dan layanan. Skandis perlu melakukan riset harga paket umrah dari berbagai travel terpercaya, lalu menetapkan angka target yang jelas. Misalnya, jika target biaya umrah adalah Rp30 juta dan Skandis berencana berangkat dalam 3 tahun, maka target tabungan bulanan adalah Rp30 juta ÷ 36 bulan = sekitar Rp833 ribu per bulan.Langkah 2: Pilih Produk Tabungan Umroh Syariah
Produk tabungan umrah syariah adalah instrumen paling aman dan sesuai syariah untuk mempersiapkan biaya ibadah. Berikut beberapa produk unggulan di tahun 2026:BSI Tabungan Umrah
Bank Syariah Indonesia (BSI) meluncurkan BSI Tabungan Umrah sebagai solusi end-to-end perjalanan ibadah, mulai dari menabung, pembelian paket umrah, hingga transaksi di Tanah Suci menggunakan BSI Debit Mabrur. Keunggulannya:- Setoran awal hanya Rp100 ribu
- Setoran minimal berikutnya Rp10 ribu
- Saldo minimum Rp50 ribu
- Bebas biaya administrasi bulanan
- Biaya penutupan rekening Rp20 ribu
Tabungan Umroh dari Bank Lain
Beberapa bank syariah lain juga menawarkan produk serupa, seperti Tabungan Umrah iB Amanah dari Bank Jatim, Maybank Tabungan iB, dan Tabungan Umrah dari Pegadaian Syariah. Skandis dapat membandingkan fitur, biaya, dan kemudahan akses dari masing-masing produk.Langkah 3: Konsisten Menabung dengan Metode Otomatis
Konsistensi adalah kunci utama dalam menabung. Skandis dapat memanfaatkan fitur autodebit atau standing instruction dari rekening gaji ke rekening tabungan umrah setiap bulan. Dengan metode ini, menabung menjadi kebiasaan yang tidak terasa membebani. Beberapa bank juga menawarkan program berhadiah untuk meningkatkan motivasi nasabah. Misalnya, Program Rindu Haji 2026 dari Bank Muamalat yang mendorong nasabah untuk meningkatkan saldo tabungan secara bertahap melalui setoran rutin bulanan.Langkah 4: Optimalkan Pendapatan dengan Investasi Syariah
Selain menabung, Skandis juga dapat mengoptimalkan pendapatan melalui investasi syariah yang halal dan sesuai prinsip. Beberapa opsi yang bisa dipertimbangkan:- Reksa dana syariah dengan risiko moderat
- Emas sebagai instrumen lindung nilai
- Sukuk (obligasi syariah) negara atau korporasi
- Deposito syariah dengan imbal hasil kompetitif
Langkah 5: Manfaatkan Momentum Promo dan Diskon
Banyak travel umroh dan bank syariah menawarkan promo menarik, seperti diskon paket umroh, cicilan 0%, atau hadiah undian. Skandis dapat memanfaatkan momentum ini untuk mengurangi total biaya yang harus dikeluarkan. BSI Tabungan Umrah, misalnya, terintegrasi dengan fitur pembelian paket umrah melalui aplikasi BYOND by BSI dengan berbagai promo yang mendukung kenyamanan ibadah.Langkah 6: Evaluasi dan Sesuaikan Secara Berkala
Evaluasi rutin sangat penting untuk memastikan target tabungan tetap on track. Skandis disarankan untuk mengecek saldo tabungan umrah setiap 3–6 bulan dan menyesuaikan besaran setoran jika ada perubahan kondisi keuangan. Jika target biaya umrah berubah (misalnya karena kenaikan harga paket), segera sesuaikan rencana tabungan agar tetap dapat mencapai target tepat waktu.Tips Tambahan dari OJK: Bijak Memilih Tabungan Haji dan Umroh
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui program Sikapi Uangmu memberikan beberapa tips penting bagi calon jemaah:- Tabungan haji/umroh syariah adalah produk simpanan khusus untuk keperluan pendaftaran ibadah
- Setoran awal pendaftaran haji saat ini sekitar Rp25 juta
- Tabungan ini stabil, mudah digunakan, dan langsung terhubung dengan sistem pendaftaran haji nasional
- Pastikan bank atau lembaga keuangan terdaftar dan diawasi OJK



