Hello Skandis!
Cacar monyet atau monkeypox menjadi penyakit yang perlu diwaspadai pada pertengahan 2022 ini. Namun, tahukah Skandis apa saja tanda-tanda yang menunjukan seseorang tertular cacar monyet?
Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), penyakit cacar monyet sudah menyebar luas ke lebih dari 70 negara.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bahkan sudah menetapkan wabah cacar monyet sebagai darurat kesehatan global.
Baca juga: Penting Untuk Diketahui Inilah 11 Cara Menghilangkan Kejang pada Anak Tanpa Harus Panik
Penetapan status darurat kesehatan global oleh WHO untuk menunjukkan bahwa wabah cacar monyet membutuhkan respons internasional untuk membuka pendanaan. Hal ini demi mengupayakan perawatan serta berbagi vaksin cacar monyet.
Pengertian cacar monyet
Cacar monyet merupakan penyakit langka yang disebabkan oleh infeksi virus monkeypox. Virus cacar monyet bersifat zoonosis yang artinya dapat ditularkan dari hewan ke manusia. “Monkeypox sebenarnya merupakan infeksi zoonosis yang disebabkan oleh Pox Virus.
Menurut klasifikasi virus ini termasuk dalam famili kelompok virus Poxviridae, menyebab cacar Smallpox,” ujar dr. Prasetyadi. Staf pengajar Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret ini juga menjelaskan bahwa cacar monyet umumnya dijumpai di benua Afrika. Namun, mobilitas tinggi seiring dengan kemajuan tehnologi menyebabkan virus tersebut meluas.
Tanda-tanda cacar monyet
Penyakit cacar monyet memiliki tandat atau gejala mirip cacar air, meliputi:
- demam
- kelelahan
- sakit kepala
- nyeri otot
- ruam
- bintik-bintik berisi cairan
- sakit punggung
Tanda-tanda cacar monyet biasanya muncul selang seminggu sampai dua minggu setelah penderita terpapar virus penyebab cacar monyet. Penderita cacar monyet bisa merasakan tanda-tanda tersebut sekitar dua minggu hingga satu bulan.
Baca juga: Pertolongan Pertama Atasi Serangan Jantung pada Diri Sendiri dan Orang Lain
Tindakan yang harus dilakukan jika tertular cacar monyet
Orang yang merasakan tanda-tanda tertular cacar monyet, diharapkan segera menuju layanan kesehatan demi mendapat perawatan yang tepat. Selain itu, seperti dikutip dari WebMD, Skandis wajib memantau gejalanya selama 3 minggu setelah terpapar dengan melakukan tindakan berikut:
- Rutin cek suhu tubuh
- Isolasi mandiri di rumah selama 24 jam apabila merasa kedinginan disertai pembengkakan pada area kelenjar getah bening.
- Orang yang mulai memiliki ruam di kulit juga dianjurkan isoman serta menghindari kontak fisik dengan orang lain demi cegah penularan.
- Apabila tubuh demam disertai ruam, Skandis harus segera berkonsultasi dengan dokter dan mendapat perawatan.
- Orang dengan pembengkakan kelenjar getah bening yang tak kunjung mengecil juga harus segera dilarikan ke rumah sakit. Hindari seluruh kontak dengan orang lain, termasuk donor darah/organ/jaringan, memberi ASI, berhubungan badan.
Baca Juga : Penting! Inilah Pertolongan Pertama yang Harus Dilakukan Jika Keluarga Terserang Stroke
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “7 Tanda Cacar Monyet dan Tindakan yang Harus Dilakukan jika Tertular”, Klik untuk baca: https://health.kompas.com/read/2022/07/24/120000868/7-tanda-cacar-monyet-dan-tindakan-yang-harus-dilakukan-jika-tertular?page=all.



