Hello Skandis!
Untuk menjaga tubuh menjadi lebih sehat dan bugar, tentunya makanan yang kita konsumsi setiap harinya juga memiliki pengaruh yang besar. Banyak orang yang memilih untuk melakukan diet sebagai salah satu langkah untuk menjaga bentuk dan kesehatan tubuh. Tetapi tidak jarang juga banyak orang yang melakukan diet secara ekstrim hingga tidak makan seharian.
Diet tersebut merupakan diet yang kurang baik dan sehat untuk tubuh. Ada berbagai macam bentuk diet yang baik untuk tubuh, salah satunya adalah bentuk diet nabati. Diet nabati adalah bentuk pola makan yang mengharuskan untuk mengkonsumsi kacang-kacangan, sayur, buah, hingga biji-bijian. Bentuk diet ini sangat baik dan juga mampu untuk membuat tubuh menjadi lebih sehat karena dapat membantu untuk menyeimbangkan protein, gizi, dan vitamin untuk tubuh.
Terdapat berbagai macam diet nabati yang dapat Skandis lakukan:
Flexitarian
Bentuk diet yang satu ini menggabungkan dua kata yaitu “Flexibel” dan juga “Vegetarian”, yang berarti jenis diet ini merupakan diet yang flexible dimana mereka diperbolehkan untuk mengkonsumsi makanan daging atau susu dengan porsi kecil.
Keuntungan diet ini adalah keseimbangan antara pola makan nabati dan konsumsi produk hewani yang moderat, sehingga cocok untuk mereka yang belum siap sepenuhnya beralih ke diet vegetarian atau vegan.
Peskatarian
Diet ini mengharuskan untuk mereka mengkonsumsi makanan mengandung nabati, telur, susu, ikan dan aneka makanan laut lainnya. Tetapi diet Peskatarian ini melarang mereka untuk mengkonsumsi semua jenis daging ternak seperti sapi, kambing, dan domba serta daging unggas seperti ayam.
Diet ini populer di kalangan mereka yang ingin mendapatkan manfaat dari makanan laut seperti asam lemak omega-3, tetapi tetap ingin membatasi konsumsi daging merah dan produk hewani lainnya.
Ovo-vegetarian
Pola makan diet yang ini memperbolehkan mereka untuk mengkonsumsi makanan yang mengandung nabati seperti sayur, buah, kacang-kacangan, biji-bijian dan juga telur. Tetapi mereka tidak diperbolehkan untuk mengkonsumsi segala jenis bentuk makanan yang mengandung daging baik daging ternak, unggas dan juga laut. Begitu pula juga dengan susu.
Keuntungan melakukan diet ovo-vegetarian adalah mendapatkan sumber protein dari telur sambil tetap menjaga pola makan nabati, yang dapat membantu mengurangi risiko penyakit jantung dan meningkatkan kesehatan pencernaan.
Lakto-vegetarian
Jika sebelumnya tidak diperbolehkan untuk mengkonsumsi susu, maka jenis diet ini cocok untuk Skandis yang membutuhkan susu tetapi ingin mengurangi mengkonsumsi makanan yang terbuat dari daging dan telur. Sehingga makanan yang diperbolehkan hanya makanan yang mengandung nabati dan susu saja.
Keuntungan melakukan diet lakto-vegetarian adalah mendapatkan kalsium dan protein dari produk susu sambil tetap menjaga pola makan nabati yang dapat mendukung kesehatan tulang dan pencernaan.
Vegetarian
Pola makan diet yang satu ini sering kali dianggap tidak boleh memakan makanan yang mengandung susu, telur, dan daging. Sebenarnya, mereka diperbolehkan untuk mengkonsumsi susu dan telur saja dan tidak boleh memakan daging baik ternak maupun laut.
Keuntungan melakukan diet vegetarian adalah mengurangi risiko penyakit kronis, seperti penyakit jantung dan diabetes, dengan meningkatkan asupan serat, vitamin, dan mineral dari makanan nabati.
Vegan
Pola diet Vegan merupakan diet yang melarang mereka untuk mengkonsumsi telur, susu, dan daging. Fokus utama diet ini adalah mengonsumsi makanan nabati seperti buah-buahan, sayuran, biji-bijian, kacang-kacangan, dan protein nabati seperti tahu dan tempe. Selain untuk kesehatan, banyak orang memilih diet vegan karena alasan etika terhadap hewan dan lingkungan, karena diet ini dianggap lebih ramah lingkungan dan mendukung kesejahteraan hewan.
Keuntungan melakukan diet vegan adalah mengurangi risiko penyakit kronis, seperti penyakit jantung dan diabetes, sambil mendukung kesehatan lingkungan dan kesejahteraan hewan melalui konsumsi makanan nabati.
Masing-masing bentuk diet nabati memiliki kelebihan tersendiri dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan serta gaya hidup setiap individu. Jika Skandis ingin mencoba salah satu dari diet ini, pastikan untuk merencanakan menu dengan cermat agar kebutuhan nutrisi tetap terpenuhi. Menjalani diet nabati tidak hanya memberikan manfaat kesehatan, tetapi juga merupakan kontribusi positif terhadap lingkungan.
Baca juga:



