1. Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur
Labuan Bajo, yang terletak di ujung barat Pulau Flores, adalah gerbang menuju Taman Nasional Komodo—rumah bagi spesies purba yang mendunia. Namun pesonanya tak berhenti di situ. Labuan Bajo menawarkan perpaduan sempurna antara petualangan ekstrem, keindahan alam tropis, dan ketenangan yang memikat jiwa.
Skandis bisa mendaki Pulau Padar untuk menikmati panorama tiga teluk berwarna berbeda yang dikelilingi bukit savana nan dramatis. Saat mencapai puncak, rasa lelah seketika terbayar oleh pemandangan yang terasa seperti lukisan hidup.
Jangan lewatkan juga Pink Beach, pantai dengan pasir lembut berwarna merah muda alami—salah satu dari sedikit pantai seperti ini di dunia. Tempat yang sempurna bagi Skandis yang ingin menikmati eksotisme alam sambil bersantai dalam nuansa romantis.
2. Kepulauan Derawan, Kalimantan Timur
3. Banggai Island, Sulawesi Tengah
Sedikit lebih jauh ke timur, Kepulauan Banggai di Sulawesi Tengah adalah “permata tersembunyi” yang mulai dilirik oleh wisatawan kelas dunia. Keindahan alamnya yang masih alami menjadikan Banggai sebagai destinasi ideal untuk eco-luxury travel.
Salah satu spot paling memesona adalah Pulau Dua, yang menawarkan perpaduan bukit hijau dan pantai jernih. Dari puncaknya, Skandis dapat menyaksikan bentangan Laut Sulawesi yang luas, sementara di bawahnya, pantai berpasir putih menanti untuk dijelajahi.
Selain menikmati pemandangan, Skandis juga bisa snorkeling di air sejernih kaca dan menemukan dunia bawah laut yang memikat dengan terumbu karang yang masih sangat alami.
4. Raja Ampat, Papua Barat
Tak ada daftar wisata mewah Indonesia yang lengkap tanpa menyebut Raja Ampat. Terletak di Papua Barat, kawasan ini diakui dunia sebagai salah satu destinasi laut paling indah di planet bumi. Raja Ampat bahkan telah meraih status UNESCO Global Geopark pada tahun 2023.
Bagi Skandis yang menyukai petualangan laut, tempat ini adalah surga. Tersimpan lebih dari 500 spesies ikan dan lebih dari 600 jenis terumbu karang di perairannya. Skandis bisa bertemu pari manta raksasa, hiu karang, penyu laut, hingga ikan tropis berwarna cerah yang menari di antara karang.
Raja Ampat bukan hanya destinasi wisata, tapi juga pengalaman spiritual—di mana alam, laut, dan kehidupan berpadu dalam harmoni yang luar biasa.
5. Wae Rebo, Nusa Tenggara Timur
Jauh di pegunungan Manggarai, tersembunyi Wae Rebo—desa adat yang dikenal sebagai “Negeri di Atas Awan.” Berada di ketinggian 1.200 meter di atas permukaan laut, Wae Rebo menawarkan pengalaman yang menghangatkan hati dan penuh makna budaya.
Untuk mencapainya, Skandis harus menempuh trekking sekitar dua jam melewati jalur menanjak yang dikelilingi pemandangan hutan tropis dan pegunungan yang menawan. Namun begitu sampai, semua rasa lelah akan sirna saat Skandis melihat tujuh rumah adat ikonik berbentuk kerucut yang disebut Mbaru Niang.
Desa ini bukan sekadar destinasi wisata, tetapi juga tempat untuk menyentuh akar budaya Indonesia dan merasakan keramahan masyarakat lokal yang begitu tulus.
6. Banda Neira, Maluku Tengah
“Jangan mati sebelum ke Banda Neira,” begitu bunyi pepatah lama yang menggambarkan betapa istimewanya destinasi ini. Terletak di Kepulauan Banda, Maluku Tengah, Banda Neira menyuguhkan perpaduan luar biasa antara sejarah, budaya, dan pesona alam.
Pada masa kejayaan VOC, Banda Neira merupakan pusat perdagangan rempah-rempah dunia. Kini, peninggalan sejarah tersebut masih bisa Skandis rasakan melalui museum, benteng, dan arsitektur kolonial yang memikat.
Namun pesona utamanya terletak pada Taman Wisata Perairan Laut Banda yang menyuguhkan keindahan bawah laut menakjubkan. Skandis bisa menyelam bersama ikan tropis, bermain dengan lumba-lumba, atau sekadar menikmati suasana tenang di pantai sunyi sambil menatap matahari terbenam yang luar biasa indah.



