Salah satu kenangan awal saya tentang Ramadan adalah menjadi asisten kecil ibu saya di dapur saat kami menyiapkan hidangan besar yang biasa untuk berbuka puasa. Dengan hidangan yang melimpah, termasuk pakora dan samosa renyah, jaal muri khas Bangladesh yang penuh rasa, lemon shorbot segar, serta berbagai buah musiman—terutama sekotak kurma yang wajib ada—ini adalah waktu yang selalu dinantikan oleh keluarga saya!
Ramadan, bulan suci berpuasa (sawm), adalah salah satu pilar Islam yang paling banyak diamalkan. Didasarkan pada kesederhanaan dan kesabaran, ini adalah masa di mana umat Muslim menahan diri dari kesenangan duniawi seperti makan dan minum, menghindari zat berbahaya (seperti alkohol dan rokok), serta menjaga hubungan yang lebih intim. Ini juga merupakan waktu untuk mengendalikan pikiran dan perilaku negatif, seperti amarah dan dendam. Sebaliknya, mereka yang menjalankan puasa lebih fokus pada refleksi diri, doa, dan layanan kepada masyarakat, sambil tetap menjalankan rutinitas harian mereka.
Selama bulan ini, umat Muslim berpuasa dari matahari terbit hingga matahari terbenam, bahkan tanpa minum setetes air—saat musim panas, ini selalu menjadi tantangan bagi saya! Keluarga akan bangun pagi sebelum fajar untuk menikmati sahur (atau sehri dalam sebutan umat Muslim Bangladesh) dan berbuka saat senja dengan hidangan iftar, sering kali dikelilingi oleh keluarga atau bahkan komunitas di masjid setempat. Ini adalah momen untuk mempererat hubungan bagi banyak orang.
Untuk Skandis yang menjalankan ibadah puasa, kami telah mengumpulkan berbagai resep yang sempurna untuk dinikmati bersama keluarga dan teman-teman. Resep-resep ini mencakup hidangan lengkap untuk sahur hingga camilan ringan untuk iftar sebelum salat Maghrib. Dari tim Simply Recipes, kami mengucapkan Ramadan Kareem! Semoga Ramadan Skandis penuh dengan kedamaian dan keberkahan.
1. Indian Chicken Biryani
Bagi saya, ayam biryani melambangkan datangnya Ramadan. Baik itu dibuat oleh ibu saya untuk sahur pertama bulan ini atau disajikan di masjid lokal untuk iftar, biryani selalu membawa kenangan dan rasa syukur. Resep ini adalah versi sederhana dari biryani ayam khas Hyderabad, dan percayalah, Skandis tidak ingin melewatkannya! Sajikan dengan raita untuk hidangan yang lebih seimbang.
Perhatian, seperti semua biryani tradisional, resep ini menggunakan rempah-rempah utuh, jadi berhati-hatilah saat menyantapnya.
2. Asparagus Pakoras dengan Saus Yogurt Lemon
Ramadan tidak lengkap tanpa pakora, dan kontributor Shayma Saadat setuju! Dibuat dengan bahan dasar tepung kacang (juga disebut gram atau besan), pakora asparagus yang renyah ini akan menjadi camilan favorit iftar, terutama saat dinikmati dengan secangkir teh chai. Tidak suka asparagus? Tenang saja! Shayma juga memberikan alternatif mudah.
3. Chillo al Ajillo (Ikan Kakap Merah Goreng dengan Saus Bawang Putih)
Keluarga saya selalu memasukkan hidangan ikan dalam sahur, dan tahun ini, saya sangat senang membagikan resep chillo al ajillo ini.
Setelah mencicipinya dalam perjalanan saya ke Puerto Rico, saya jatuh cinta dengan kulitnya yang renyah dan daging ikan kakap merah yang lembut dengan rasa bawang putih yang khas. Sajikan dengan nasi, kacang-kacangan, atau tostones untuk makanan yang memuaskan!
4. Chicken Korma
Resep chicken korma dari Prerna Singh ini menghadirkan semua cita rasa kaya dan creamy khas korma, namun dengan cara yang lebih sederhana untuk dimasak di rumah.
Dengan modifikasi seperti menggunakan ayam tanpa tulang dan tips untuk persiapan lebih awal, versi korma ini menghemat waktu tanpa mengorbankan rasa! Sangat direkomendasikan untuk disajikan dengan naan atau roti.
5. Air Fryer Falafel
Kita semua pasti pernah mengalami hari-hari sibuk di mana kita butuh makanan cepat dan mudah. Resep falafel air fryer ini adalah solusinya! Hanya butuh 24 menit untuk menyiapkan dan memasaknya, serta menggunakan bahan-bahan yang mungkin sudah tersedia di dapur Skandis. Sahur akan siap dalam waktu singkat!
6. Jamaican Beef Stew
Semur daging sapi khas Jamaika yang kaya rasa ini akan menjadi bintang di meja iftar Skandis! Dipenuhi dengan bumbu khas Jamaika seperti allspice, gula yang dikaramelisasi, dan cabai scotch bonnet, hidangan ini bisa dimasak di atas kompor atau menggunakan slow cooker untuk menghemat waktu dan tenaga. Disajikan sendiri atau dengan nasi, semur ini akan membuat Skandis ingin tambah lagi!
7. Menemen (Orak-Arik Telur Turki dengan Tomat)
Butuh resep mudah untuk Sehri? Menemen, hidangan sarapan tradisional Turki, adalah orak-arik telur beraroma asap yang dibuat dengan tomat segar parut, paprika hijau cincang, dan bawang.
Sajikan dengan roti pilihan Skandis atau sebagai bagian dari hidangan sarapan khas Turki (kahvalti). Peringatan―rasanya begitu enak, Skandis pasti akan ingin terus mencicipinya!
8. Sabzi Polo
Mengadakan Iftar tahun ini? Rayakan dengan sabzi polo! Tidak hanya memiliki cita rasa rempah yang lezat, tetapi resep ini juga menghasilkan lapisan tahdig emas yang renyah dan akan membuat tamu Skandis ingin menambah porsi. Sajikan dengan kebab daging sapi atau ayam tandoori untuk hidangan lengkap!
9. Lumpia Udang dengan Saus Kacang
Dengan begitu banyak makanan gorengan selama Ramadan, terkadang Skandis butuh sesuatu yang lebih ringan. Lumpia udang ini berisi irisan tipis sayuran segar, udang matang tanpa bumbu, dan rempah-rempah segar yang menjadikannya makanan yang menyegarkan. Sajikan dengan saus kacang yang disertakan dalam resep.
10. Mercimek Corbasi (Sup Lentil Turki)
Saya mencoba resep Mercimek Corbasi ini baru-baru ini dan langsung jatuh cinta! Asam dan kaya rasa, sup ini penuh dengan cita rasa dan cocok untuk Sehri maupun Iftar.
Saran terbaik―jangan melewatkan topping-nya! Mentega pul biber, yogurt Yunani, dan crouton menambahkan dimensi rasa yang tidak boleh Skandis lewatkan.
11. Samosa Sayur dengan Chutney Mint
Tidak ada yang mengakhiri makan dengan lebih sempurna selain samosa. Kantong adonan renyah yang diisi dengan isian sayuran berbumbu kaya dan disajikan dengan chutney mint? Siapa yang bisa menolak!
Keluarga saya sering menikmati beberapa samosa sebagai camilan setelah Sehri dengan segelas mango lassi, dan percayalah, itu benar-benar memuaskan!
12. Spanakopita
Diundang ke pesta Iftar? Bawa spanakopita! Pai vegetarian khas Yunani ini memiliki lapisan phyllo yang renyah dengan isian bayam-ricotta yang lembut.
Bisa disajikan sebagai hidangan pembuka atau hidangan utama. Yang terbaik dari semuanya, resep ini mudah dibuat dan bisa disiapkan hingga 24 jam sebelumnya!
13. Chicken Jook (Bubur Ayam)
Setelah berpuasa sepanjang hari, terkadang perut saya belum siap untuk makanan berat. Bubur ayam ini adalah solusi sempurna!
Dibuat dengan beberapa bahan sederhana, resep ini cukup mudah dan hampir tanpa usaha. Biarkan mendidih selama 1,5 jam sebelum mencampurkan ayam, dan voilà, siap disajikan!
14. Kuku Sabzi (Frittata Rempah Persia)
Kuku sabzi panggang mini ini adalah versi lebih praktis dari resep frittata khas Persia yang menggunakan rempah segar, barberi, dan kacang kenari cincang.
Dengan dua langkah pintas utama, resep ini menggunakan food processor dan dipanggang dalam cetakan muffin. Hasilnya? Proses lebih cepat dan porsi individual, sempurna untuk acara Iftar besar!
15. Kabuli Palao (Shank Domba Afghanistan dengan Nasi, Wortel, dan Kismis)
Kontributor Khadija Hemmati membagikan resep Kabuli Palao ini kepada kami Ramadan lalu, dan kami bersyukur bisa menjadi bagian dari pengalaman tersebut! Domba yang dimasak dalam Instant Pot ini menjadi sangat empuk dan disajikan dengan nasi basmati yang ringan, dihiasi dengan kismis goreng dan wortel yang dimasak.
Resep yang hangat dan menggugah selera ini sempurna untuk malam Lailatul Qadr atau Chaand Raat dalam rangka menyambut akhir Ramadan.



