Mengungkap Misteri Danau Baikal, Danau Tertua dan Terdalam di Dunia yang Menyimpan Banyak Rahasia
Danau Baikal Danau Baika merupakan sebuah danau raksasa yang terletak di wilayah Siberia, Rusia. Danau ini dikenal sebagai danau tertua sekaligus terdalam di dunia. Berdasarkan penjelasan UNESCO, Danau Baikal memiliki luas sekitar 31.500 kilometer persegi dan telah terbentuk sejak kurang lebih 25 juta tahun yang lalu. Hingga saat ini, kedalamannya mencapai sekitar 1.700 meter, menjadikannya rumah bagi hampir seperlima cadangan air tawar cair di seluruh dunia. Keunikan Danau Baikal tidak hanya terletak pada ukurannya, tetapi juga pada lokasinya yang terpencil serta usia geologisnya yang luar biasa. Kombinasi ini menjadikan Baikal sebagai laboratorium alam raksasa yang menyimpan keanekaragaman hayati langka. Tak heran jika danau ini dijuluki sebagai “Galapagos of Russia”. Selain keindahan alamnya, Danau Baikal juga dikelilingi oleh kisah-kisah legenda dan misteri yang diwariskan turun-temurun dan terus memikat imajinasi dunia.1. Legenda Naga Jahat Penghuni Danau Baikal
Salah satu misteri paling terkenal dari Danau Baikal adalah legenda tentang seekor naga jahat yang diyakini mendiami perairannya. Makhluk mitologis ini konon tinggal di Teluk Mukhorsky, bagian danau yang dikenal sebagai area terhangat. Dalam cerita rakyat setempat, naga tersebut sering menculik para nelayan dan membawa mereka ke istana bawah airnya.
Deskripsi naga Baikal pun beragam. Sebagian cerita menggambarkannya mirip ikan sturgeon raksasa, sementara versi lain menyebutnya menyerupai monster kadal dengan cakar tajam dan lapisan ‘zirah’ di punggungnya. Bahkan ada yang mengaitkannya dengan makhluk purba seperti ichthyosaurus, nenek moyang reptil air. Karena ketakutan akan amarahnya, pada masa lampau penduduk setempat melakukan ritual persembahan berupa bulu, perhiasan, makanan, hingga simbol darah untuk menenangkan sang naga.
2. Legenda Romantis Sungai Angara
Tak hanya kisah menyeramkan, Danau Baikal juga menyimpan legenda romantis yang sarat makna. Sungai Angara, satu-satunya sungai yang mengalir keluar dari Danau Baikal, menjadi pusat cerita cinta ini. Dalam legenda, Angara digambarkan sebagai putri Baikal yang jatuh cinta pada seorang ksatria bernama Yenisei.
Namun, Baikal tidak merestui hubungan tersebut dan menjodohkan Angara dengan ksatria lain bernama Irkut. Menolak takdir itu, Angara melarikan diri sambil melemparkan perhiasan dan manik-maniknya sepanjang perjalanan. Kisah ini dipercaya menjadi asal-usul berdirinya beberapa kota di Rusia, termasuk Irkutsk, serta pertemuan Sungai Angara dengan Sungai Yenisei.
3. Cincin Es Misterius di Permukaan Danau
Fenomena cincin es di permukaan Danau Baikal yang membeku sempat mengundang berbagai spekulasi, mulai dari aktivitas alien hingga fenomena supranatural. Namun, penelitian ilmiah mengungkap bahwa cincin es ini terbentuk akibat pusaran air hangat di bawah lapisan es tebal.
Untuk memecahkan misteri ini, tim peneliti internasional dari Prancis, Rusia, dan Mongolia menghabiskan waktu bertahun-tahun melakukan observasi dan pengukuran. Hasilnya menunjukkan bahwa Danau Baikal masih sangat aktif secara dinamis, bahkan di musim dingin yang ekstrem.
4. Misteri Cadangan Emas Kekaisaran Rusia
Danau Baikal juga dikaitkan dengan legenda hilangnya cadangan emas Kekaisaran Rusia. Setelah revolusi tahun 1917, berton-ton emas dipindahkan ke Siberia. Namun pada 1919, sebagian peti emas yang jatuh ke tangan Bolshevik ternyata hanya berisi batu bata.
Diperkirakan sekitar 180 ton emas menghilang tanpa jejak. Salah satu teori paling populer menyebutkan bahwa emas tersebut tenggelam ke dasar Danau Baikal akibat kecelakaan kereta di jalur Circum-Baikal yang membentang di sepanjang danau.
5. Pintu Menuju Dunia Lain
Legenda terakhir menyebutkan adanya jurang tak berdasar di dasar Danau Baikal yang dipercaya menjadi pintu menuju dunia lain atau lautan terbuka. Konon, area di atas jurang ini memiliki arus aneh yang mampu menjebak kapal-kapal yang melintas.
Secara ilmiah, jurang ini memang nyata, namun bukan menuju dunia lain. Ia merupakan titik terdalam Danau Baikal yang terbentuk akibat patahan tektonik aktif, menegaskan bahwa danau ini masih terus berevolusi secara geologis.



