Hello Skandis!
Walaupun keuntungan yang diterima bisa menjadi besar, namun belum tentu bisnis akan berjalan dengan baik dan lancar selalu.
Kadang kala Skandis harus siap memperoleh resiko investasi dalam bentuk kerugian yang akhirnya berujung pada kebangkrutan usaha Skandis.
Salah satu penyebab Skandis mengalami kegagalan ketika menjalankan bisnis adalah karena salah memilih ruko yang dijadikan sebagai tempat usaha. Bahkan kesalahan ini pun sering dilakukan berulang-ulang sebagai berikut:
1. Membeli ruko sebelum memulai usaha
Adanya ruko memang penting dan harganya pun tak main-main. Kesalahan yang sering dilakukan adalah banyak pemilik bisnis yang akhirnya membeli ruko itu sebelum memulai usaha.
Padalah Skandis belum tahu apakah bisnis yang nantinya Skandis lakukan ini akan laku besar dan segera menutup biaya pengeluaran khususnya dalam hal membeli ruko.
Setidaknya Skandis bisa melakukan sewa per bulan maupun per tahunnya sebagai bentuk uji coba terhadap tempat yang Skandis pilih.
Apabila Skandis langsung membelinya dan mengetahui jika bisnis tak berjalan lancar, maka Skandis akan merugi walaupun ruko dapat dijual kembali.
2. Lokasi yang tidak tepat
Inilah kesalahan yang sebenarnya telah diketahui oleh seluruh pemilik bisnis namun tetap saja ada sebagian dari mereka yang ternyata salah memilih lokasi.
Seringkali mereka hanya berpedoman pada ruko yang berharga murah tanpa tahu lokasi yang mereka inginkan. harga murah pasti ada sebabnya dan biasanya penyebabnya adalah lokasinya yang tidak strategis.
Sebagus apapun ruko yang Skandis sewa atau miliki serta seberapa bagus bisnis yang Skandis jalankan, apabila lokasinya tidak bagus, maka jangan harap usaha akan bertahan lama. Hal ini tetap berlaku ketika Skandis melakukan promosi.
3. Akses yang sulit ditempuh
Ini juga merupakan keteledoran yang seringkali dilakukan oleh para pemilik bisnis dimana mereka memilih ruko yang sulit diakses oleh calon konsumen.
Meskipun terletak di jalan raya atau lokasi yang benar-benar strategis, namun jika tak dapat diakses oleh konsumen atau sulit mencapainya, maka konsumen pun tak akan ambil pusing untuk pergi menuju kesana.
Mereka akan lebih memutuskan untuk mencari lokasi usaha serupa atau sama dengan bisnis Skandis dimana lokasinya mudah diakses menggunakan jalan apapun dan tidak menyulitkan mereka. seluruh kendaraan bisa masuk, jalanan tidak rusak dan tidak terlalu jauh akan menjadi prioritas dari konsumen untuk mencari bisnis yang mereka butuhkan.
4. Perijinan yang tidak tepat
Masalah perijinan merupakan hal yang paling sering terjadi dan menimpa para pemilik bisnis. Mereka seringkali tak mengecek atau memeriksa keseluruhan mengenai ijin mendirikan bangunan maupun ijin lokasi yang diberikan sehingga ketika bisnis tengah berjalan, mereka pun akhirnya terjegal kasus hukum bahkan dilarang menggunakan ruko terkait lagi.Tentunya hal ini sangat merugikan karena Skandis telah mengeluarkan uang untuk membeli atau menyewa ruko. Sebagai contoh ruko Skandis ternyata dibangun di atas tanah sengketa, tentu saja hal ini menjadi masalah bagi Skandis ke depannya.
5. Fasilitas yang tidak lengkap
Mungkin Skandis merasa bingung sebab yang namanya ruko pasti masih dalam keadaan kosong. Namun masih ada yang bisa diperoleh dalam keadaan kosong itu seperti aliran listrik yang lancar, aliran air yang juga lancar termasuk kamar mandi.
Fasilitas lain bisa berupa dinding yang bagus artinya cat tidak luntur, mengelupas, lantai tidak pecah dan sebagainya sehingga tak banyak renovasi yang dilakukan. Namun seringkali pemilik bisnis tak mengetahui atau memeriksa hal ini.
6. Kondisi luar ruko
Seringkali kesalahan para pemilik bisnis adalah melihat kondisi dalam ruko saja dan melupakan kondisi luarnya padahal ini sangat penting.
Misalkan ruko Skandis terlalu dekat dengan jalan raya yang berdebu dan Anda membuka kedai makanan. Tentunya masyarakat akan meninggalkan bisnis milik Skandis ini sebab lokasinya tidak nyaman.
7. Struktur gedung yang salah
Kesalahan terakhir yang sering dilakukan adalah pemilik bisnis tak mengecek kondisi maupun juga struktur dari bangunan dan akhirnya mengeluh pada pemilik ketika bisnis telah dijalankan sebagai contoh jika hujan, ternyata ada atap yang bocor, berlumut, atau banyak rayap.
Skandis tidak boleh menyalahkan pemilik begitu saja sebab Skandis sendiri tak memperhatikannya. Jika ingin terhindar dari resiko investasi bisnis ini, maka sebaiknya jauhilah kesalahan terutama dalam hal memilih lokasi ketika memilih ruko untuk tempat usaha Skandis. Semoga bermanfaat!
Baca Juga : Penting Untuk Mengetahui Tips Sebelum Berinvestasi Emas



