Hi Skandis!
Ada berbagai alasan mengapa mobil jarang dipakai dan hanya tersimpan di garasi rumah. Apapun alasannya, Skandis harus rajin melakukan perawatan terhadap mobil tersebut. Cara merawat mobil yang jarang dipakai tentu berbeda dibandingkan mobil yang digunakan secara rutin, karena Skandis harus memperhatikan kondisi mesinnya pula.
Mobil yang jarang dipakai akan mengalami penurunan performa secara perlahan. Tentunya Skandis pasti menghindari hal tersebut jika ingin menggunakan mobilnya kembali. Apabila memutuskan untuk menjualnya, Skandis pasti mengusahakan agar performa mobil tetap stabil, bukan?
Cara Merawat Mobil yang Jarang Dipakai secara Tepat
Perawatan mobil ini mencakup seluruh bagiannya, mulai dari eksterior, interior, hingga bagian mesinnya. Ya, bukan hanya performa mesin yang menentukan mobil tersebut layak digunakan kembali. Eksterior dan interior, terutama kabin, harus dirawat sebaik mungkin agar kesehatan Skandis tetap terjaga saat mobil digunakan kembali.
Rawatlah mobil kesayangan Skandis dengan melakukan kegiatan perawatan mobil di bawah ini.
1. Bersihkan Kabin dan Eksterior Mobil
Serangga, lumut, atau tikus bisa saja hinggap di mobil yang jarang dipakai. Debu yang bertebaran dapat membuat komponen atau spare part mobil mengalami kerusakan jika dibiarkan. Karena itu, bersihkan mobil secara berkala, mulai dari eksterior sampai interiornya.
Langkah terbaik membersihkan mobil adalah hilangkan debunya dulu dengan vacuum atau dilap, kemudian bersihkan dengan sabun. Peralatan dapur yang tersedia juga bisa membersihkan berbagai komponen mobil secara aman.
2. Panaskan Mobil Setiap Hari
Sempatkan waktu beberapa detik setiap harinya hanya untuk memanaskan mesin mobil. Oli tidak akan menggumpal dalam mesin mobil dan bersirkulasi agar seluruh komponen mesin bisa terlumasi. Risiko korosi pada mesin mobil pun bisa dihindari dengan langkah ini.
3. Cek Oli Mesin
Oli mesin mobil berguna pula untuk melindungi komponen mesin agar tidak aus. Ketika mobil jarang digunakan, kualitas oli pun terpengaruh. Skandis harus memastikan bahwa volume oli sudah cukup dan lakukan pengecekan menggunakan dipstick. Apabila olinya sudah tidak cukup atau kualitasnya berkurang, bawa segera ke bengkel untuk ganti oli.
4. Cek Tekanan Angin pada Ban
Tekanan angin ban bisa berkurang drastis lantaran mobil sudah lama tidak digunakan, apalagi diparkir dalam garasi berubin dingin. Periksalah kondisi ban secara berkala dan hindari ban kempes dalam waktu yang lama. Ban yang dibiarkan kempes justru akan merusak velg mobil.
Milikilah jack stand agar Skandis bisa memeriksa kondisi ban dengan lebih optimal. Skandis pun dapat mengisi ban hingga mencapai tekanan angin yang tinggi jika berencana tidak menggunakan mobil dalam waktu tertentu.
5. Isi Bahan Bakar Sampai Penuh
Tangki bensin yang dibiarkan kosong akan memiliki banyak ruang tersisa. Udara di dalam tangki bensin dapat menimbulkan embun, sehingga bisa menimbulkan karat di dalamnya. Hindari kejadian ini dengan selalu mengisi bahan bakar sampai penuh sebelum memarkir mobil dalam waktu yang lama.
6. Cek Keamanan Mobil
Garasi memang menjamin keamanan mobil agar terhindar dari kerusakan atau kejahatan. Namun, Skandis harus memastikan keamanan mobil secara berkala. Pastikan kunci garasi sudah cukup kuat sehingga tidak mudah dibobol oleh orang asing.
Lakukan cara merawat mobil yang jarang dipakai di atas secara berkala sehingga performa mobil Skandis tetap terjaga.



